A piece of my mind

Omerta Part Deux

Akhirnya selesai membaca novel Omerta.
Ceritanya bagus, menceritakan seorang keponakan seorang Don yang sangat ditakuti yang diberi tugas untuk meneruskan apa yang telah ditinggalkan oleh sang Don dan menjaga keselamatan anak-anak sang Don. Intrik-intrik antara berbagai cosca, FBI dan NYPD diceritakan dengan sangat bagus. Menceritakan bahwa seseorang yang sangat berkuasa atau sangat kuat pun masih mempunyai sebuah kelemahan. Dan kelemahan itu bisa menjadi sebuah keuntungan tersendiri atau sebuah senjata bunuh diri yang mematikan. Sayang akhirnya agak sedikit mengecewakan, dimana semua orang yang ber-intrik baku tembak di sebuah tempat. Padahal yang aku harapkan di akhir cerita adalah solusi yang berbeda-beda untuk setiap musuh.

Ada sebuah kalimat yang aku suka di dalam novel itu,
“Jangan mengandalkan rasa terima kasih seseorang dari apa yang kau lakukan untuknya di masa lampau, tapi andalkan rasa terima kasih seseorang untuk apa yang kau lakukan untuknya di masa depan.”

4 Comments

  1. Mon, 14 Jun 2004    

    yes. rather dissapointing at the end right? sayang ya lut..pdhl awal2nya udah bagus. banget.:( lut, coba nntn thirteen deh..(gue lg sibuk promosiin ni felm kmana2 nih :D) bagus. klo kt gue awalnya bagus. tapi akhir felm itu, bagus banget… banget ya bo.inget! tapi baru kliatan bagus banget klo lo bner2 ngerti apa yg ada di hati tokoh maminya…um..just watch it will u?

  2. Mon, 14 Jun 2004    

    Ini novel Mario PUzo kan? Coba bandingkan dengan novelnya yg lain, the Godfather. Menurut kamu mana yg jalan ceritanya lebih menarik? Enggak saja karena jalinan cerita yg kompleks, tapi juga sensibilitasnya.

  3. Thu, 17 Jun 2004    

    Gue baru aja selesai nonton trilogi The Godfather, jadi suka ama dunia mafia tapi lebih suka cerita soal keluarga Italia dgn intrik2 yg kayak gini. Menurut lu, walaupun akhirnya jelek, masih layak dibaca ga?

  4. Anonymous Anonymous
    Thu, 17 Jun 2004    

    Gue baru aja selesai nonton trilogi The Godfather, jadi suka ama dunia mafia tapi lebih suka cerita soal keluarga Italia dgn intrik2 yg kayak gini. Menurut lu, walaupun akhirnya jelek, masih layak dibaca ga?
    *Sorry, ini sebenarnya gue yg nulis, salah nulis nama, maklum lagi numpang komputer orang ;p Diana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Friends

Already a member?
Login
Login using Facebook:
Last visitors

Categories

Ubuntu Linux